![]() |
1. Ikan Buntel Tetrodotoxin, racun yang terkandung dalam ikan buntel bisa mengobati rasa sakit kronis, misalnya pada kemoterapi. Peneliti di John Theurer Cancer Center menemukan bahwa racun ini 3.000 kali lebih kuat daripada morfin untuk menghilangkan rasa sakit, tanpa efek samping seperti mual dan kecanduan. |
![]() |
2. Hiu Meski terlihat halus, kulit hiu sebenarnya kasar. Sharklet Technologies tengah mengembangkan perangkat medis seperti kateter urin yang meniru tekstur kulit hiu untuk menangkal infeksi saluran kemih yang mengganggu sekitar seperempat dari pasien yang menggunakan kateter selama seminggu atau lebih. |
![]() |
3. King Cobra Satu gigitan dari King Cobra bisa membunuh manusia, tapi racun mematikan itu juga bisa jadi kunci penghilang rasa sakit kronis dan nyeri selama operasi. Profesor Manjunatha Kini dari National University of Singapore yang sedang mengembangkan senyawa ini, mengatakan racun ini bisa 20 sampai 200 kali lebih kuat dari morfin untuk menghilangkan rasa sakit dan nyeri. |
![]() |
4. Kutu Sifat air liur kutu membuat pasokan makanan termasuk darah bisa mengalir lancar. Professor Manjunatha Kini di National University of Singapore sedang mengembangkan molekul terisolasi di air liur kutu yang berpotensi 70 kali lebih kuat dari pengencer darah alami di tubuh manusia. |
![]() |
5. Anemon Laut Perusahaan bioteknologi Kineta sedang mengembangkan obat dari racun anemon laut untuk pasien dengan penyakit autoimun seperti multiple sclerosis. Racun yang dikeluarkan anemon laut untuk mencegah predator seperti lobster, mengandung senyawa yang disebut shk-186 yang mempengaruhi kalium di saluran tertentu dalam tubuh. Antibodi yang terikat di beberapa saluran tersebut mungkin bertanggung jawab terhadap kondisi autoimun. Obat ini juga bisa mengatasi obesitas karena mampu mengatur metabolisme tubuh. |
![]() |
6. Kodok Perut Api Kodok kecil beracun ini mengeluarkan keringat bercampur racun saat dirangsang. Menurut Prof Christopher Shaw dari Queen’s University at Belfast School of Pharmacyi, dalam keringat terdapat protein yang membantu menyembuhkan luka. Peptida di dalamnya membantu pembentukan pembuluh darah. Racun ini bisa meminimalkan pertumbuhan jaringan parut dan mempercepat penyembuhan. Kurang dari setahun obat itu akan diuji coba pada manusia dan sudah siap dipatenkan di China serta Amerika Serikat. |
![]() |
7. Katak Monyet Lilin Racun dalam kulit katak ini disebut bisa mengendalikan pertumbuhan pembuluh darah, angiogenesis, dan mungkin bisa menghambat perkembangan sel kanker. Masalah terkait pembuluh darah misalnya rusaknya retina karena diabetes dan rheumatoid arthritis karena pecahnya pembuluh darah hingga terjadi peradangan. Christopher Shaw dari Queen’s University at Belfast School of Pharmacy menyebut sifat anti-angiogenik katak ini terbukti bisa mengobati penyakit itu. Uji coba pada manusia dilakukan tahun ini. |
1. Candi di Bangkok Candi Wat Po Salah satu Tempat wisata di Bangkok yang paling terkenal adalah Candi. Bangkok memiliki ratusan candi dan ribuan permukaan reflektif yang sangat menarik. Tiga Candi yang paling terkenal di antaranya adalah Trimitr Wat, Wat Po dan Wat Benjabophit. Ada juga candi-candi menarik lainnya yang dianggap sebagai ikon keagamaan terpenting Thailand, seperti The Grand Palace, Emerald Buddha di Wat Phra Kaew. 2. Siam Niramit Panggung Terbesar di Dunia Menonton acara di atas panggung juga bisa Anda dapatkan di acara spektakuler Siam Niramit Bangkok Thailand. Siam Niramit menggunakan tahap panggung terbesar di dunia, dimana ada ratusan seniman dan paket seni Thailand lainnya yang berada di panggung ini. 3. Sungai Kwai Pemandangan Sungai Kwai yg Indah Sungai Kwai adalah salah satu tempat wisata di Bangkok yang sangat indah dan sangat cocok untuk Anda yang berkunjung bersama pasangan Anda.Tidak hanya pemandangan indah, Sungai Kwai ...







Komentar
Posting Komentar