Langsung ke konten utama

Sejarah Nama Raflesia Arnoldi Si Bunga Bangkai

Rafflesia Arnoldi adalah tanaman yang dikenal juga sebagai bunga bangkai Tapi keduanya tedapat perbedaan yang sangat jelas raflesia Arnoldi Tidak sama dengan Bunga Bangkai, alias bunga Raflesia Beda dengan bunga bangkai, raflesia Arnoldi berbeda dengan bunga-bunga lain yang
Biasanya berbau wangi.Bunga Raflesia Arnoldi ini ditemukan dan dimasukkan ke dalam catatan pada abad 19, awal mula ditemukannya Rafflesia Arnoldi ini , pada tahun 1818 Sir Stamford Raffles dan seorang ahli fisika yang bernama Joseph Arnold menjelajahi sebuah daerah di Bengkulu.
Sejarah Nama Raflesia Arnoldi
Bunga Raflesia Arnoldi

Sejarah Bunga Raflesia Arnoldi

Ketika mereka sedang menjelajahi daerah tersebut mereka mencium bau yang sangat menyengat dan berbau busuk , mereka langsung mencari asal bau menyengat tersebut setelah beberapa lama mencari , akhirnya mereka menemukan asal baunya yaitu berasal dari sebuah bunga yang tumbuh sudah cukup besar, setelah diidentifikasi dengan cermat, ditemukanlah identitas bunga tersebut.
Nama bunga tersebut diambil dari nama dari kedua penemunya yaitu Rafflesia Arnoldi, bunga ini berasal dari golongan Amorpholus Titanium Becc bunga bangkai, dan termasuk suku Araceae talas-talasan.
Kini tanaman Rafflesia Arnodi ini telah dilindungi dan dipelihara oleh pemerintah karena tanaman ini sudah hampir punah , kita dapat melihat tanaman ini dengan mengunjungi kebun Raya Bogor.
Tanaman ini juga tidak setiap waktu berbunga, pertama kali bunga ini ditanam di kebun Raya Bogor pada tanggal 19 Desember 1992, berat umbinya 30 kilogram, jika dilihat dari berat umbinya tanaman ini akan bertumbuh cukup besar.
Pada Tanggal 5 Februari 1994 sudah mulai bertunas, denagan pengawasan dan perawatan yang baik tunas bunga ini mencapai tinggi 1 meter pada tanggal 9 Maret 1994 sampai tanggal 9 Maret 1994 bunga ini terus tumbuh hingga 1,5 meter.
Original Posted By Creative Commons License Hasbihtc.com

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Tempat Wisata di Bangkok

1. Candi di Bangkok Candi Wat Po Salah satu Tempat wisata di Bangkok yang paling terkenal adalah Candi. Bangkok memiliki ratusan candi dan ribuan permukaan reflektif yang sangat menarik. Tiga Candi yang paling terkenal di antaranya adalah Trimitr Wat, Wat Po dan Wat Benjabophit. Ada juga candi-candi menarik lainnya yang dianggap sebagai ikon keagamaan terpenting Thailand, seperti The Grand Palace, Emerald Buddha di Wat Phra Kaew. 2. Siam Niramit Panggung Terbesar di Dunia Menonton acara di atas panggung juga bisa Anda dapatkan di acara spektakuler Siam Niramit Bangkok Thailand. Siam Niramit menggunakan tahap panggung terbesar di dunia, dimana ada ratusan seniman dan paket seni Thailand lainnya yang berada di panggung ini. 3. Sungai Kwai Pemandangan Sungai Kwai yg Indah Sungai Kwai adalah salah satu tempat wisata di Bangkok yang sangat indah dan sangat cocok untuk Anda yang berkunjung bersama pasangan Anda.Tidak hanya pemandangan indah, Sungai Kwai ...

Galileo Galilei Biography

Galileo Galilei – Astronomer and Scientist 1564-1642. Galileo developed a superior telescope and made many significant discoveries in astronomy. He was sentenced to life imprisonment by the inquisition for his support for the Copernican theory that the sun was at the centre of the solar system Short Bio about Galileo Galileo was born in Florence, Italy in 1564 to a poor but noble family. His parents recognised their child’s innate intelligence and talents and so made sacrifices to have him educated. At his father’s insistence, Galileo studied the profitable career of medicine. But, at the University of Pisa, Galileo became fascinated in a wide range of subjects. He was also critical of many of Aristotle’s teaching which had dominated education for the past 2,000 years. Galileo was appointed to be a mathematics professor at the university of Pisa, but, his strident criticisms of Aristotle, left him isolated amongst his contemporaries. After three years of per...

Gedung Unik Di Eropa

Kinemax, Prancis Kinemax dibuka pada tahun 1987, adalah kristal kuarsa raksasa, melompat seperti kekuatan kolosal dari perut bumi, melambangkan kecerdasan dan kesempurnaan alam. Cenderung pada 60% dan menunjuk 35 meter ke langit, 3000 piringan cermin ditetapkan oleh permukaan dikerahkan dengan baut logam 5300 atau 4250 m² mencerminkan lingkungan dengan deformasi dalam arah acak, seperti lukisan Kubisme. Permukaan ini berkilauan, berdasarkan kerangka asli, baja berbentuk mawar untuk berat total bingkai 420 ton. Di dalam kristal adalah IMAX bioskop (film high definition) dengan 480 kursi dan layar datar raksasa 27.2 x 21.4 m dengan luas sekitar 600 m². Di musim panas, pada akhir film, dua silinder kuat disinkronkan dari layar lift hidrolik 18 ton untuk membuat keluar ke area umum, tangga lebar mengarah ke tepi danau buatan seluas 7.000 m². Sebuah restoran bernama Crystal, di kaki danau Kinemax, memiliki arsitektur yang sama, tapi jelas lebih kecil dan sederhana...